Bersama dalam Islam

Dampak Keteladanan Amal Salih Orang Tua

Dampak Keteladanan Amal Salih Orang Tua

0

Keluarga Dakwah – Dampak Keteladanan Amal Salih Orang Tua

Mendidik dengan memberi keteladanan memiliki dasar sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an yang menerangkan dasar-dasar pendidikan,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرا

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah SAW itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan hari akhir dan dia banyak mengingat Allah.” (Q.S.Al-Ahzab:21)

Begitupun dalam masalah mendidik anak-anak. Keteladanan amal saleh orang tua atau suami merupakan kunci kebaikan dan keberkahan keluarga. Seorang anak yang melihat ayahnya senantiasa berdzikir, bertahlil, bertahmid, bertasbih dan bertakbir, ia akan menirukan perkataanya “Laa ilaaha illallooh” , “Subhaanalloh” dan “Alloohu akbar”.

Begitu pula anak yang diperintahkan oleh ayahnya di malam hari untuk membagikan shodaqoh kepada orang-orang fakir secara rahasia di rumah-rumah mereka akan berbeda dengan anak yang diperintahkan oleh ayahnya di malam hari untuk membeli narkotik dan rokok.

Seorang anak yang melihat ayahnya berpuasa Senin dan Kamis, menunaikan sholat Jum’at, sholat jama’ah dan pergi ke masjid tidak sama dengan anak yang melihat ayahnya di tempat-tempat pertunjukan, hiburan dan bioskop.

Anda akan melihat anak yang banyak mendengar adzan, ia akan menirukannya secara berulang-ulang. Sedangkan seorang anak yang mendengar ayahnya bernyanyi, ia akan menirukan nyanyian-nyanyian secara terus-menerus.

Jika ada orang tua yang senantiasa berbakti terhadap kedua orangnya (kakek dan nenek sang anak), berusaha mengurusi dan memenuhi kebutuhan orang tuanya, memohonkan ampunan untuk keduanya, intens berkomunikasi dengan keduanya, berziarah ke kubur keduanya setelah mereka tiada, sering bersedekah untuk keduanya, menyambung perbuatan baik kepada kolega, teman atau sahabat orang tuanya dulu, maka setelah melihat akhlak kedua orang tuanya, dia pun kelak atas izin Allah Ta’ala akan meneladani akhlak-akhlak yang mulia ini. Anak-anak tersebut akan memohonkan ampunan bagi keduanya setelah mereka tiada. Dan selanjutnya, dia pun akan melakukan berbagai hal sebagaimana yang telah dilakukan oleh kedua orang tuanya terhadap kakek dan neneknya dan masih banyak amal saleh lain yang bisa di contohkan oleh orang tua kepada anak-anaknya.

Bertakwalah kepada Allah, wahai ayahanda dan ibunda. Jadilah teladan yang baik bagi anak-anak kita dengan akhlak, tabiat dan tingkah laku. Sebelum itu semua, hendaklah kita memegang teguh agama kita, kecintaan kita kepada Allah Ta’ala dan Rasul–Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Leave A Reply

Your email address will not be published.