Dosa Besar ke 5, Tidak Mengeluarkan Zakat

Keluarga Dakwah – Dosa Besar ke 5, Tidak Mengeluarkan Zakat

Allah Ta’ala berfirman:

 وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ ۖ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ ۖ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُوا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Ali Imran: 180)

Dan Allah ta’ala juga berfirman

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَىٰ إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ فَاسْتَقِيمُوا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ ۗ وَوَيْلٌ لِلْمُشْرِكِينَ

الَّذِينَ لَا يُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كَافِرُونَ

“Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa, Maka tetaplah pada jalan yang Lurus menuju kepadanya dan mohonlah ampun kepadanya. dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya,(yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat.” (Fushilat: 6-7)

Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa diberi kekayaan namun tidak mengeluarkan zakatnya, ia akan didatangi ular ‘Syuja’ Aqra’ (naga botak), terdapat tanda hitam pada matanya, ia melilitnya dan menggigitnya dengan ujung mulutnya seraya berkata,’Aku adalah hartamu, aku adalah timbunanmu.’ Lalu beliau membaca ayat ini…(Ali Imran: 180)” (HR Bukhori)

Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

“Lima dibalas dengan lima.” Mereka (para sahabat) bertanya,”Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan lima dibalas dengan lima?” Beliau menjawab,”Tidaklah suatu kaum mengingkari perjanjian kecuali Allah akan jadikan musuh menguasai mereka. Tidaklah mereka berhukum dengan selain yang diturunkan Allah kecuali tersebar kefakiran diantara mereka. Tidaklah kejahatan merajalela kecuali maut tertebar di antara mereka. Tidaklah mereka berlaku curang terhadap ukuran dan timbangan kecuali tumbuh tumbuhan terlarang bagi mereka (gersang) dan mereka dilanda paceklik bertahun-tahun. Dan tidaklah mereka menolak zakat kecuali hujan akan ditahan untuk mereka.” (HR Thabrani)

(Al –Kabair, Imam Adz-Dzahabi, Darul Falah, hal. 33-37)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *