Keluarga Dakwah – Jika kita belum mempunya pasangan hidup alias suami/ istri maka sesuai dengan sunnah Rasullullah SAW posisi tidur yang sangat dianjurkan adalah miring ke kanan.

Kita Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah:

“ Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Lalu bagaimana jika suami tidur bersama istrinya sesuai sunnah Rasullullah SAW?

Dilansir dari laman bersamadakwah.net, Ustazah Ida Nur Laila penulis buku Seri Materi Keakhwatan dalam sebuah Talk Show bertajuk ” Meraih Surga Bersama Keluarga” , menjelaskan bagaimana anjuran posisi tidur yang baik bagi pasangan suami istri sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

“ Posisi tidur suami istri yang sesuai sunnah Nabi, suami istri tetap miring ke kanan. Sang istri ada di depan, sang suami ada di belakang sambil memeluk istrinya. Jadi keduanya dapat sunnah posisi tidur miring ke kanan,” terangnya.

“Nanti dipraktikkan, ya. Ingat ya, ini hanya khusus untuk suami istri,” sambungnya.

Wallahu A’lam. 



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

About

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book.

Lorem Ipsum has been the industrys standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown prmontserrat took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged.

Tags

Gallery